mengulas sedikit Stadion Tertua di Indonesia

mengulas sedikit Stadion Tertua di Indonesia

mengulas sedikit Stadion Tertua di Indonesia – lapangan sepakbola Gajayana adalah stadion kelas A yang terletak di Kota Malang.

Stadion ini adalah yang paling awal di Jawa Timur, diklaim sebagai salah satu stadion paling awal di Indonesia.

Menurut satu sumber, Gajayana Arena dibangun pada tahun 1924, sepuluh tahun setelah Malang bertekad untuk menjadi Kotamadya.

Selama waktu itu, kota Malang masih di bawah kekuasaan Hindia Belanda.

Selama waktu itu, Stadion Gajayana dibangun bersamaan dengan pembangunan Kolam Renang Gajayana (Swembat = Slembat).

Selain mengembangkan Gajayana Arena, 2 lapangan sepak bola kecil dikembangkan di sebelahnya.

Untuk menyelesaikan bangunan utama dari arena ini membuat Anda kembali hingga hampir 100.000 gulden.

Bangunan itu akhirnya selesai 2 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1926.

Pada awal pembangunannya, Gajayana Arena memiliki kemampuan sekitar 5.000 hingga 10.000 penonton.

Namun, setelah menjalani beberapa renovasi dan renovasi signifikan, kapasitasnya sudah sekitar 2-3 kali.

Hari ini Stadion Gajayana dapat menampung sekitar 30.000 penonton.

Saat ini, Arena Gajayana Malang dikelola oleh Pemerintah Daerah Malang.

Sedangkan untuk pemantauan sehari-hari, arena berada di bawah tugas di antara unit kerja Pemerintah Kota Malang, khususnya Unit Pelaksana Teknis Stadion (UPTD) Gajayana (UPTD).

mengulas sedikit Stadion Tertua di Indonesia

Setelah beberapa kali renovasi

Dalam perjalanan waktu, stadion telah melalui 2-3 renovasi. Sedangkan, untuk perbaikan serta renovasi Anda mungkin mengklaim banyak.

Pemulihan substansial dari rumput Stadion Gajayana terjadi pada akhir tahun 2002 hingga awal tahun 2003.

Selama waktu itu, biaya perbaikan sebesar Rp 125 juta untuk meningkatkan lapangan.

Mulai dari proses pengerukan, reorganisasi lapangan, dan penanaman rumput dengan yang baru.

Restorasi selanjutnya dilakukan pada tahun 2008, untuk menyempurnakan tidak adanya aspek teknis nyata dari lapangan.

 

Fasilitas di Gajayana Arena Malang bisa relatif lengkap. Dimulai dengan stan dengan kemampuan 30 ribu orang, dengan informasi 1.500 stan VVIP, 6.000 stan VIP, 1.500 stan utama, dan sisa stan keuangan.

Stadion ini dilengkapi dengan empat tiang lampu 800 lux yang terintegrasi pada bulan April 1996 1997 dengan investasi sekitar Rp2 miliar.

Untuk pasokan listriknya sendiri, tergantung pada generator yang ditemukan di luar arena barat daya stadion.

Ada 3 entri di stan VVIP, 4 di stan VIP, dua umumnya stan serta 7 di stan keuangan. Ada pintu besar yang digunakan terutama untuk masuk dan keluar dari truk besar, seperti bus. Ada juga ruang doa di tribun VVIP, dan juga area yang dapat digunakan sebagai ruang doa di sisi timur tribun keuangan.

Ada beberapa ruang yang tergantung pada sisi timur dan barat arena yang digunakan sebagai kantor KONI, dan lainnya.

Stadion ini juga memiliki tempat parkir yang cukup di timur dan barat di luar dengan sistem parkir mobil tiket.

Kapasitas tempat parkir ini mencapai 100 unit kendaraan roda empat dan 1.000 truk roda dua.

Itu la beberapa info sekilas mengulas sedikit Stadion Tertua di Indonesia.